3 Tips Memilih Sunscreen Yang Tepat Untuk Kulit Anda

Melindungi tubuh dari sinar UV yang dapat merusak kulit itu wajib dilakukan setiap hari. Terlebih Anda yang sering beraktivitas di luar ruangan. Berbagai produk sunscreen di pasaran berlomba-lomba menawarkan keunggulannya hingga membuat Anda pusing ketika harus memilih. Namun, pada dasarnya sunscreen terbaik memiliki beberapa kriteria penting yang perlu dipenuhi.


Yang harus diperhatikan saat memilih sunscreen terbaik untuk kulit

Sunscreen adalah tabir surya kimiawi yang berfungsi untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi sinar matahari. Cara kerjanya yaitu dengan menembus lapisan teratas kulit untuk menyerap radiasi matahari yang sudah telanjur masuk ke dalam kulit. Karena itu, radiasi akan diserap oleh sunscreen sebelum sempat diserap oleh tubuh Anda.

Sebelum Anda memutuskan untuk membelinya, pastikan untuk mengetahui kriteria sunscreen terbaik agar tidak salah pilih sehingga Anda mendapatkan perlindungan maksimal. Berikut beberapa hal yang perlu Anda cek sebelum membeli sunscreen.

1. Tingkat perlindungan

Pilih tabir surya kimiawi yang mampu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB. Pasalnya, kedua jenis sinar ini dapat menyebabkan berbagai masalah pada kulit. UVA dapat membuat kulit mengalami penuaan dini, sedangkan UVB merupakan penyebab utama kulit terbakar dan juga kanker kulit. Oleh karena itu, agar terlindung dari kedua jenis sinar ini Anda perlu memilih sunscreen yang berlabel board spectrum. Hal ini dikarenakan produk yang tidak memiliki label ini hanya melindungi kulit dari sengatan matahari, bukan kanker atau penuaan kulit.

Selain itu, pastikan sunscreen yang akan Anda beli minimal SPF 30, sesuai anjuran American Academy of Dermatology. Semakin tinggi angka SPF, semakin besar pula perlindungan yang akan Anda dapatkan. Misalnya, SPF 15 pada sunscreen artinya menyaring sekitar 93 persen sinar UVB, sementara itu SPF 30 menyaring sekitar 97 persen, dan SPF 50 menyaring sekitar 98 persen sinar UVB.

Namun, Anda tetap bisa mendapatkan perlindungan dari angka SPF yang lebih rendah. Kuncinya yaitu mengoleskan lebih sering dibandingkan dengan tingkat SPF yang lebih tinggi, misalnya setiap satu jam. Terutama kalau Anda berenang, berkeringat, dan kena air.

2. Kandungan sunscreen

Sunscreen mengandung sederet zat kimia aktif yang bertindak sebagai penyaring radiasi sinar UV ke kulit. Kandungannya antara lain Octylcrylene, Sulisobenzone, Octinoxate, Octisalate, Oxybenzone, Homosalate, Helioplex, 4-MBC, Mexoryl SX dan XL, Tinosorb S dan M, Uvinul T 150, serta Uvinul A Plus.

Semua jenis sunscreen yang berbahan dasar senyawa tersebut umumnya tidak berwarna dan bisa dipakai sebelum Anda memulas makeup.

Namun, jika Anda punya kulit sensitif dan punya masalah kulit tertentu hindari sunscreen yang berbahan Para-aminobenzoic (PABA), Dioxybenzone, Oxybenzone, atau Sulisobenzone. Selain itu, hindari juga sunscreen yang mengandung alkohol, pewangi, dan pengawet berlebihan.

3. Sesuaikan dengan jenis kulit Anda

Menyesuaikan kebutuhan tabir surya dengan jenis kulit yang Anda miliki menjadi salah satu cara penting dalam memilih sunscreen terbaik. Pasalnya, beda jenis kulit beda pula jenis sunscreen yang Anda butuhkan.

Misalnya, untuk kulit yang berminyak dan cenderung berjerawat gunakan sunscreen yang berbahan dasar air, bukan minyak. Ini supaya sunscreen lebih mudah terserap ke dalam kulit dan tidak menyumbat pori. Biasanya sunscreen jenis ini berbentuk gel, bukan krim yang tebal.

Jika Anda memiliki kulit kering maka pilih sunscreen berbahan dasar minyak yang dapat membantu melembapkan kulit.

Cara tepat memakai sunscreen

Setelah Anda berhasil menemukan sunscreen terbaik untuk kulit Anda, langkah selanjutnya adalah menggunakannya dengan benar. Sunscreen hanya akan bekerja dengan baik jika digunakan dengan tepat. Jadi, pastikan untuk mengoleskan sunscreen 15 hingga 30 menit sebelum terpapar sinar matahari ke seluruh bagian tubuh. Ini termasuk leher dan telinga bagian depan maupun belakang.

Selain itu, selalu oleskan tabir surya setiap kali Anda keluar di bawah panas terik matahari, jangan hanya saat ke pantai saja. Bahkan ketika tidak panas terik pun Anda sebaiknya tetap pakai sunscreen. Pasalnya, 80 persen radiasi UV yang berbahaya tetap mampu menembus awan walaupun cuaca mendung.

Sunscreen memang tidak sepenuhnya melindungi tubuh dari sinar UVA dan UVB yang berbahaya bagi kulit. Akan tetapi, memilih sunscreen terbaik dapat membantu memberikan perlindungan lebih pada kulit dibandingkan dengan orang yang tidak memakai sunscreen sama sekali.

Comments